Latest News

Bpjs (Budget Pas-Pasan, Jiwa Sosialita)

Dari FB Mirza Gunawan :
BPJS (Budget Pas-pasan, Jiwa Sosialita)

Bismillaah...

Suatu hari Keliru satu karyawan saya menghadap saya. Dari triknya menghadap saya, tampaknya ada sesuatu yg ingin disampaikannya setrik rahasia.

"Mas, boleh minta tolong gak?"
"Mengapa, Rin?" Jawab saya.
"Bisa buatkan saya slip honor gak? Tapi nilainya agak dinaikin"
"Emangnya buat apa?"
"Saya mau kredit motor Mas" Jawabnya lugu.

Saya kemudian menyuruhnya mengambil kertas. Dan sejenak kemudian beliau kembali kepada saya dengan wajah bertanya tanya.

"Punya duit berapa?" Tanya saya.
"Dua juta Mas"
"Naksir motor apa?"
"V**io Matic Mas"
"Udah tahu itu motor harganya berapa?"
"Sekitar 17 juta Mas" katanya seraya menawarkan tabel angsuran kepada saya.

"Oke, ini motor harganya 17 juta. DP 2 juta. Ya kan?" Tanya saya. "Mau ambil angsuran berapa tahun?"
"3 tahun Mas. Sesuai dengan honor saya."
"BerMakna yg 800rb ya?"

"Sekarang hitung, 800.000 x 36 bulan berapa?"
"28.800.000 Mas"
"Tambah DP 2 juta...?"
"30.800.000 Mas"

"Itu total harga 🛵 motormu jikalau dikredit kan? Padahal harga 🛵 motormu tadi 17 juta kan?" Tanya saya. "Kamu mau beli barang yg harganya 17 juta dengan harga 30 juta?"
"Enggak Mas"
"Trus saya tanya nih. Misal kau bayar lancar. Trus 3 tahun ke depan motor 🛵 itu jadi milik kamu. Kira kira kalo kau jual, itu motor paling tinggi dapat laris berapa?"
"Mungkin sekitar 7 - 8 Mas"

"Oke, kita anggap 7 juta ya. Padahal harga motormu 17 juta kan? BerMakna kau juga mesti perhitungkan kerugian akhir penyusutan nilai barang itu kan?" Kata saya. Karyawan saya tadi terdiam. Dia mulai berpikir keras.

"Dari selisih nilai cash dan kredit tadi, kau sudah rugi 13 juta, kini ditambah lagi 10 juta dari penyusutan barang. Total kerugian sudah 23 juta. Nah, kau mau bayar 30.800.000 untuk sebuah barang yg nilainya 7 juta Saat barang itu sah menjadi milik kamu?"

"Enggak Mas...!"
"Masih mau saya buatkan slip honor fiktif?"
"Enggak Mas... Permisi Mas..." Jawabnya sambil berlalu meninggalkan saya.

Sekitar 3 hari setelah gajian, saya melihat karyawan saya tadi tiba dengan mengendarai motor. Dia tidak diantar lagi.

"Motor gres nih" Goda saya.
"Ah, Mas ini. Ini second Mas." Jawabnya aib malu. Dia kemudian bercerita bahwa setelah menghadap saya beberapa waktu lalu, beliau berdiskusi dengan orang tuanya. Dan beliau tetapkan untuk membeli motor tetangganya yg dijual dengan harga 3,5 juta. Semua dengan uangnya sendiri CASH.

Saya tersenyum Saat melihat keceriaannya. Dan saya kian gembira padanya.

Man teman...
Banyak dari kita yg lebih mengedepankan gengsi dalam memenuhi tuntutan gaya hidupnya. Parahnya, gaya hidup itu dipenuhi dengan trik ngutang.

Sebenarnya jikalau kita mau berfikir, sabar dan ikhtiar sedikit lebih keras saja, ada beberapa solusi yg dapat kita pilih. Jangan hingga alasannya yaitu kita "kepanasan" dengan sahabat atau tetangga kita yg sudah punya ini dan itu, kita jadi lupa bakal keperluan kita yng sesungguhnya.

Ingat ya sdr * sahabat2 ku ...

Kebutuhan dan
*** impian itu beda jauh sekali. Dan jangan pernah mengakibatkan utang sebagai satu satunya solusi pemenuhan keperluan hidup. Keep smart for our money.


0 Response to "Bpjs (Budget Pas-Pasan, Jiwa Sosialita)"